Bagi banyak pekerja kantoran, kebutuhan untuk menambah penghasilan sering kali berbenturan dengan keterbatasan waktu. Rutinitas pekerjaan utama yang padat membuat sebagian besar orang kesulitan mencari peluang tambahan yang tidak mengganggu jadwal harian. Untungnya, kini ada berbagai side hustle fleksibel yang dapat dijalankan kapan saja tanpa perlu meninggalkan pekerjaan utama. Berikut beberapa rekomendasi yang bisa menjadi pilihan bagi pekerja sibuk yang ingin mendapatkan penghasilan ekstra.
1. Freelance Sesuai Keahlian
Side hustle yang paling mudah dimulai adalah bekerja freelance sesuai dengan kemampuan yang sudah dimiliki. Misalnya desain grafis, menulis artikel, penerjemahan, atau editing video. Kelebihan utama freelance adalah fleksibilitas waktu serta proyek yang bisa dipilih sesuai kapasitas. Banyak platform menyediakan proyek jangka pendek yang dapat dikerjakan di sela waktu, sehingga cocok untuk pekerja dengan jadwal penuh.
2. Jualan Produk Digital
Produk digital seperti e-book, template, desain undangan, atau preset foto semakin diminati. Keunggulannya, produk hanya dibuat sekali lalu bisa dijual berkali-kali tanpa effort tambahan. Bagi pekerja sibuk, ini memberikan pemasukan pasif yang cukup menjanjikan. Selain itu, waktu pengerjaannya pun bisa diatur sepenuhnya, misalnya pada akhir pekan atau saat waktu senggang.
3. Menjadi Reseller atau Dropshipper
Bagi yang ingin berjualan tanpa harus menyimpan stok, menjadi reseller atau dropshipper bisa menjadi pilihan ideal. Model bisnis ini memungkinkan penjual menawarkan produk supplier dan hanya melakukan pemesanan ketika ada pembelian. Dengan demikian, pekerja tidak perlu repot melakukan pengiriman maupun mengelola inventaris. Cukup fokus pada promosi dan pelayanan pelanggan.
4. Mengelola Media Sosial atau Micro Influencer
Jika Anda aktif di media sosial, peluang menjadi micro influencer atau pengelola akun bisnis sangat terbuka. Banyak UMKM membutuhkan seseorang untuk mengatur konten, membuat caption, atau menjawab pesan pelanggan. Tugas ini bisa dijalankan dari mana saja dan dapat disesuaikan dengan waktu luang. Selain itu, menjadi micro influencer memungkinkan Anda menerima kerja sama brand sesuai niche konten yang disukai.
5. Mengajar Kelas Online
Bagi yang memiliki kemampuan khusus—seperti memasak, public speaking, hingga kemampuan profesional—mengajar kelas online dapat menjadi sumber penghasilan tambahan yang menyenangkan. Platform webinar dan marketplace kursus semakin memudahkan siapa pun untuk membuka kelas sendiri. Dengan sistem rekaman, kelas dapat dijual berulang kali tanpa harus mengajar secara live setiap saat.
6. Investasi Jangka Pendek dan Mikro
Bagi pekerja yang tidak memiliki banyak waktu untuk aktivitas operasional, investasi bisa menjadi pilihan side hustle pasif. Mulai dari reksa dana, obligasi, hingga investasi mikro yang disediakan oleh platform fintech. Namun, penting untuk memulai dengan modal kecil dan memahami risikonya.